I WIll Find
A Dream That Is MIne
Namaku Firefly. Kita bertemu lagi. Ahh… Maksudku Senang Bertemu Denganmu! Aku Senang Kamu Menemukan Tempat Ini. Maukah Kamu Berjalan-Jalan Sebentar dan Melihat Ceritaku Disini?
Echoes Of Moments Past
“Langit di Penacony malam itu… indah sekali, bukan? Aku selalu berpikir kalau bintang jatuh itu hanyalah sisa-sisa impian yang terbakar di atmosfer. Saat aku berdiri di sana, aku tidak sedang memikirkan takdir atau skrip. Aku cuma berharap, kalau saja waktu bisa berhenti sebentar saja, aku ingin membiarkan momen tenang ini menetap di ingatanku lebih lama. Sebelum semuanya kembali menjadi api.”
“Kamu tahu? Awalnya aku takut fotonya tidak akan terlihat bagus karena kita terlalu sibuk tertawa. Lihat, bahkan fokusnya sedikit meleset, kan? Tapi melihat raut wajahmu di foto ini, rasanya seperti ada kehangatan yang menjalar di hatiku. Mungkin bagi orang lain ini hanya foto biasa, tapi bagiku, ini adalah bukti kalau ada orang yang benar-benar ingin menangkap momen bersamaku. Momen yang… terlalu manis untuk dilupakan.”
“Dunia mungkin tidak memberiku banyak waktu untuk bersenang-senang seperti ini. Tapi, biarkan aku egois sebentar saja? Aku ingin memutar waktu di momen ini terus-menerus. Saat di mana satu-satunya hal yang perlu aku khawatirkan hanyalah bagaimana cara agar percikan api ini tidak mengenai bajuku bukan tentang takdir, bukan tentang kematian, dan bukan tentang peran yang harus kumainkan. Hanya aku, kamu, dan cahaya ini.”
“Seharusnya, aku bilang ‘pilih satu’ atau ‘pilih seperlunya’, bukan malah ‘beli apa pun yang kamu mau’. Aku menyesal sudah berbaik hati hari itu. Lihat saja, aku bahkan tidak sanggup protes saat melihatmu memborong semua camilan di toko itu. Padahal, aku cuma ingin bersikap manis… kenapa dompetku yang malah jadi korbannya?”
“Mungkin ini bukan kenangan yang heroik, tapi buatku, ini adalah salah satu momen yang paling tak tergantikan.”
“Mungkin takdir tidak selalu mempertemukan kita di tempat atau waktu yang tepat. Tapi, bukankah setiap perjalanan selalu dimulai dari langkah pertama? Jika kamu ingin melihat cerita yang lebih jauh dan mungkin, menemukan sedikit bagian dari diriku di antara bintang-bintang aku akan menunggumu di sana. Mari kita buat memori baru bersama, di dunia yang tak lagi dibatasi oleh skrip.”